daza08313@gmail.com

Jakarta – Salah satu part paling diburu dari Yamaha NMAX ‘TURBO’ kini bisa dimiliki tanpa harus membeli motornya. Performance Damper, yang sudah menjadi perhatian sejak pertama kali diperkenalkan pada 2024, resmi dijual bebas untuk pengguna NMAX ‘TURBO’ maupun NMAX NEO.
Awalnya, part khusus ini hanya tersedia eksklusif di varian tertinggi NMAX “TURBO” TECHMAX ULTIMATE yang diluncurkan dalam rangka 50 tahun Yamaha Indonesia. Namun, tingginya permintaan membuat Yamaha merilis Performance Damper sebagai produk terpisah yang pertama kali ditawarkan secara terbuka di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025.

“Sejak diperkenalkan pertama kali pada peluncuran NMAX generasi terbaru, respons konsumen terhadap Performance Damper Yamaha sangat positif. Banyak yang menginginkan part ini dijual terpisah dari unit agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh pengguna NMAX “TURBO” dan NEO. Karena secara karakter, konsumen skutik ini rata-rata penghobi touring yang menginginkan kualitas dan performa berkendara lebih. Itu bisa didapatkan melalui penggunaan Performance Damper yang meningkatkan handling, stabilitas, dan akselerasi responsif,” jelas Asst. General Manager Marketing & Sales Part Operation Division (POD) PT. YIMM, Antonius Widiantoro.

Sebagai informasi, Performance Damper ini mengusung teknologi serupa dengan yang digunakan pada mobil mewah seperti LEXUS. Komponen ini dipasang di dalam bodi motor, tepatnya pada sisi kiri bagian tengah rangka. Penempatan ini memungkinkan damper meredam getaran, menjaga stabilitas saat bermanuver, serta memberikan akselerasi yang lebih halus, terutama di jalan bergelombang.

Bagi pengguna NMAX yang ingin meningkatkan pengalaman berkendara, Performance Damper ini dibanderol Rp 2.700.000* dan bisa dipesan di seluruh dealer resmi Yamaha Indonesia.

Selain untuk NMAX, Yamaha juga menghadirkan Performance Damper untuk XMAX Connected seharga Rp 3.300.000. Sementara itu, Performance Damper versi AEROX ALPHA masih eksklusif dan hanya tersedia untuk tipe AEROX ALPHA “TURBO” ULTIMATE.

Bagi yang penasaran atau ingin tahu lebih lanjut soal produk dan layanan Yamaha, informasi lengkap tersedia di situs resmi Yamaha Indonesia di www.yamaha-motor.co.id.

Jakarta – Produsen roda dua asal Amerika Serikat (AS), Harley Davidson belum berhenti meluncurkan motor gede (moge) dengan harga terjangkau. Kini, mereka menyiapkan model naked baru yang konon akan mengusung nama Harley-Davidson Sprint.
Disitat dari Greatbiker, kepastian tersebut disampaikan langsung Jochen Zeitz selaku Chief Executive Officer (CEO) Harley-Davidson. Meski detailnya belum disampaikan, namun moge itu kemungkinan besar akan dibanderol di bawah US$ 6 ribu atau Rp 90 jutaan.

Baca juga : Bengkel Knalpot Mobil Terdekat – Terbaik 2025

Menurut Zeits, moge ‘murah’ tersebut akan tersedia di Amerika Serikat mulai Oktober 2025. Setelah itu, unitnya akan dikirim ke sejumlah negara di Eropa. Sayangnya, belum ada informasi, apakan kendaraan itu akan masuk Asia atau tidak.

“Motor ini diperkirakan akan diberi nama ‘Sprint’ dan akan memiliki karakter yang ‘menyenangkan, agresif, dan memberontak’ yang mencerminkan identitas merek Harley,” demikian bunyi laporan tersebut, dikutip Selasa (5/8).

Sprint sebenarnya bukan nama baru untuk Harley-Davidson. Di era 1960-an, mereka pernah bikin motor bernama Sprint 250 bersama pabrikan Italia, Aermacchi. Motor itu sempat naik kelas jadi 350cc, tapi akhirnya disetop produksi pada 1974 karena penjualan yang kurang memuaskan.

Kembalinya nama Sprint membuat banyak orang berspekulasi. Bisa jadi, motor entry-level itu juga akan diproduksi di luar Amerika Serikat. Besar kemungkinan digarap partner Harley asal China, Qianjiang, yang juga punya merek Benelli, QJMotor dan Keeway.

Sayangnya, hingga kini belum ada bocoran spesifikasi mengenai Harley-Davidson Sprint. Namun, besar kemungkinan motor tersebut menggunakan mesin yang sama seperti saudara dekatnya, Harley-Davidson X350, yakni berkapasitas 353cc bersilinder dua dengan muntahan tenaga 36 dk.

Kehadiran Harley-Davidson Sprint tentu menjadi angin segar untuk perusahaan yang bermarkas di Milwaukee tersebut. Sebab, sejak beberapa tahun terakhir, penjualan produk mereka terus mengalami penurunan.

Jakarta – BBM Pertalite di SPBU Kembangan Jakarta Barat tercampur solar. Walhasil, puluhan motor harus kuras tangki hingga ada yang ganti busi!
Puluhan motor mengalami kerusakan usai mengisi BBM Pertalite di SPBU Pertamina 34.116.12 di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. 25 motor yang harusnya diisi Pertalite murni, malah tercampur dengan solar.

“Sekitar 25 motor tapi belum dicek lagi. Kerusakan antara lain ganti busi, injeksi, ganti oli. Tapi itu kurang lebih cuman tiga motor aja, selebihnya itu kuras tangki,” kata Della, pegawai bengkel motor di dekat SPBU sebagaimana dilansir Antara.

Della menuturkan berdasarkan cerita dari para pemilik sepeda motor, Pertamina bertanggung jawab dengan membayar ganti rugi atas kerusakan yang dialami konsumennya. Di bengkel itu, Della menyebut pihaknya memberikan garansi tujuh hari bila motor masih ada keluhan.

“Ada garansi tujuh hari. Kalau ada keluhan lagi, kita perbaiki lagi,” ujarnya.

Pertamina diketahui menutup sementara SPBU tersebut. Manajer SPBU Pertamina 34.116.12 Ramses Sitorus menyebut memang ada kesalahan pengisian sehingga membuat BBM jenis Biosolar tercampur dengan Pertalite.

“Terjadi kesalahan pengisian dari mobil tangki ke tabung BBM (bahan bakar minyak) Biosolar masuk ke Pertalite. Itu kesalahan dari pengawas yang melakukan kegiatan tersebut, tidak memindahkan selangnya ke tangki sehingga motor pelanggan mogok,” urai Ramses.

Adapun tangki Pertalite di SPBU itu berkapasitas 20 kiloliter. Dia mengatakan Pertalite tersebut tercampur solar sebanyak 8.000 liter. Diakui Ramses setelah menerima laporan ada kerusakan, penjualan BBM Pertalite langsung dihentikan. Pertamina juga sudah melakukan investigasi menyeluruh dan menutup operasional SPBU itu.

“SPBU ini adalah SPBU swasta dan sudah kami beri sanksi tegas berupa penutupan sementara untuk investigasi menyeluruh,” ucap Area Manager Communications Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria.

Pertamina Patra Niaga, lanjut dia, memiliki standar ketat terhadap kualitas dan keamanan distribusi BBM, sehingga setiap pelanggaran akan ditindak tegas.

Salah mengisi BBM memang bisa berdampak fatal pada kendaraan. Bila terjadi maka hal pertama yang dilakukan adalah menguras tangki. bensin diisi dengan solar sudah pasti akan sulit dihidupkan. Solar membutuhkan kompresi tinggi untuk memicu ledakan di ruang bakar.

Selain itu, tekanan pompa bensin yang lebih rendah ketimbang mesin diesel serta suhu percikan api busi yang tidak sesuai titik nyala solar belum cukup untuk memicu ledakan. Maka dari itu, mesin bensin yang diisi dengan solar bakal sulit dihidupkan.

Jakarta – Skutik buatan Italia, Italjet Dragster 250, laris manis di Indonesia. Padahal harga skutik nyentrik ini tak murah, jitu128pertama.com mulai Rp 149 jutaan, atau setara harga mobil Low Cost Green Car (LCGC).
Italjet Dragster 250 kali pertama diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada Februari lalu oleh PT Cuprum Performance Indonesia selaku APM (Agen Pemegang Merek) Italjet di Indonesia. Sejak Februari hingga awal Agustus, motor ini tercatat sudah dipesan sebanyak 50 unit.

PT Cuprum Performance Indonesia pun melakukan serah terima unit perdana Italjet Dragster 250 kepada tiga konsumen pertama mereka yang berasal dari Kota Jakarta dan Balikpapan dalam sebuah seremoni eksklusif di Wong Bistro, Senopati, Jakarta pada Rabu (6/8/2025).

Unit-unit yang diserahkan termasuk Dragster 250 Reguler, Dragster 250 Malossi Edition, dan Dragster 250 Gresini Edition-varian yang diklaim mendapat sambutan luar biasa dari para pecinta otomotif Tanah Air, khususnya di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Kalimantan.

“Momentum ini adalah bukti konkret dari dedikasi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen Italjet yang telah menaruh kepercayaannya sejak awal tahun ini. Batch pertama yang kami distribusikan terdiri dari 50 unit yang mayoritas dipesan adalah edisi Malossi, dengan tampilan livery cerah yang begitu ikonik,” ujar Irwansyah Said, General Manager Italjet Indonesia, dalam keterangan resminya.

Sebagai bentuk apresiasi, para konsumen awal Italjet akan menikmati berbagai keuntungan eksklusif seperti layanan after-sales gratis untuk servis pertama (termasuk oli dan jasa), serta garansi resmi selama satu tahun.

Sebagai informasi, Dragster 250 hadir dengan pembaruan signifikan pada sektor jantung pacu yang kini memenuhi standar Euro5, namun tetap mempertahankan DNA khas Italjet berupa rangka steel-tube trellis yang terintegrasi dengan plat aluminium cetak, serta sistem kemudi revolusioner Independent Steering System (I.S.S.).

Dengan mesin 250cc, DOHC satu silinder, empat katup dan pendingin cairan, Dragster 250 mampu menghasilkan tenaga maksimum 22,3 dk pada 8.250 rpm dan torsi 21 Nm pada 6.250 rpm.

Harga Italjet Dragster 250 OTR Jakarta:

1. Dragster 250 Reguler: Rp 149.500.000
2. Dragster 250 Malossi Edition: Rp 155.000.000
3. Dragster 250 Gresini Edition: Rp 162.000.000

Saat ini, unit Italjet tersedia di Flagship Store Italjet Indonesia yang berlokasi Jakarta Selatan. Pengembangan jaringan dealer akan dilanjutkan secara bertahap di Yogyakarta, Surabaya, dan Bali, guna memperluas penetrasi pasar dan memperkuat layanan purnajual.

Selain itu, Italjet akan hadir di berbagai ajang besar seperti IMOS 2025 dan jadi bagian dari MotoGP Mandalika 2025 sebagai pendukung tim balap Gresini Italjet. Komunitas Italjet pun mulai tumbuh, dan akan didukung oleh program aktivasi seperti city ride, long ride, hingga gathering komunitas.

Jakarta – Honda melakukan penyegaran terhadap model skutik petualang mereka, X-ADV. Honda X-ADV 2026 kini tampil lebih berani dengan pilihan warna terang dan penggunaan bodi dengan material yang diklaim lebih ramah lingkungan.
Seperti dikutip dari Greatbiker, Honda X-ADV 2026 masih mengandalkan jantung pacu 745 cc yang bisa memuntahkan tenaga 58,6 dk yang dikombinasi sistem transmisi Dual Clutch atau DCT. Sistem DCT membuat motor ini bisa dioperasikan menggunakan transmisi otomatis dan manual 6-percepatan.

Secara tampilan, X-ADV terbaru menggunakan pilihan warna dasar putih, dikombinasi aksen biru dan merah yang bikin motor ini menjadi terlihat lebih sporty. Sebagai langkah mendukung keberlanjutan, Honda menggunakan material Durabio pada bagian fairing. Durabio merupakan bahan baku biokimia yang terbuat dari jagung.

Penggunaan material daur ulang ini diklaim telah memangkas proses pengecatan konvensional, yang artinya membantu mengurangi emisi CO2. Penggunaan material tersebut juga sejalan dengan misi Honda untuk menggunakan 100% bahan berkelanjutan pada tahun 2050 nanti.

Soal fitur, Honda X-ADV 2026 masih memiliki sejumlah fitur unggulan, seperti suspensi depan USD 41 mm, suspensi belakang Pro-Link dengan lengan ayun aluminium, adapun pengereman depannya pakai cakram ganda dengan kaliper radial 4 piston + ABS.

Selain itu, motor yang diperkenalkan ke publik pada 2017 lalu ini juga sudah dibekali panel instrumen full digital dengan teknologi Layar TFT. Konektivitas RoadSync yang bisa menghubungkan motor dengan pengendara juga menjadi standar di motor ini. Selain itu ada teknologi ride-by-wire yang membuat X-ADV 2026 memiliki mode berkendara segala medan, dari standar, sport, rain, hingga gravel.

Jakarta – Pajak PCX 2025 tembus Rp 500 ribuan. Begini rincian pajak PCX 2025.
Honda PCX bisa jadi opsi buat kamu yang tengah mengincar skutik bongsor. Apalagi kalau kamu punya budget Rp 40 jutaan, tinggal bawa pulang skutik bermesin 160 cc satu ini. Kalau sudah punya, jangan lupa untuk bayar pajaknya tiap tahun ya. Untuk diketahui, dalam catatan detikOto, pajak PCX 2025 sebesar Rp 500 ribuan. Rincian pajak tahunan Honda PCX 160 2025 adalah sebagai berikut.

Pajak PCX 2025
PKB (Pajak Kendaraan Bermotor): Rp 498.000
SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Rp 35.000
Total: Rp 533.000
Pajak itu berlaku untuk PCX tipe RoadSync yang terdaftar di wilayah Jakarta. Motor itu juga terdaftar sebagai kendaraan pertama atas nama perusahaan. Bisa jadi besar pajak berbeda untuk tipe dan di daerah lainnya.

Spesifikasi Honda PCX 2025
Sebagai informasi tambahan, Honda PCX 160 belum lama ini dipoles tampilannya. Honda PCX 160 terbaru ini memiliki sentuhan baru dengan model dual headlamp. Selain itu bagian fairing dibuat lebih lebar dan agresif dengan tambahan lekukan-lekukan. Sama seperti generasi sebelumnya, generasi PCX 160 terbaru ini juga memiliki fitur lampu DRL LED. Lanjut ke buritan belakang, ada sedikit perubahan desain pada lampu rem dan lampu seinnya. Secara dimensi motor ini masih mirip mirip dengan versi sebelumnya. Panjang 1.936 mm, lebar 742 mm, dan tinggi 1.123 mm. Sumbu rodanya 1.313 mm.

PCX juga masih ramah dengan tinggi rata-rata orang Indonesia. Jarak terendah ke tanah 135 mm. Kapasitas tangki bahan bakar masih 8,1 liter. Kemudian untuk akomodasi, PCX 160 masih memiliki penyimpanan seluas 30 liter.

Di bagian dapur pacu, Honda mengusung mesin 157 cc eSP+, 4 katup, 1 silinder, SOHC, yang bisa memuntahkan tenaga maksimal hingga 11,8 kW di 8.500 rpm dengan torsi puncak 14,7 Nm di 6.500 rpm. New Honda PCX 160 dipasarkan dengan 3 tipe yaitu CBS, ABS, dan RoadSync.

Jakarta – Sebelum sebesar sekarang, Build Your Dreams (BYD) harus melalui perjalanan panjang yang jauh dari kata mudah. Bahkan, untuk sampai ke titik sekarang, mereka sempat diragukan banyak pihak, mulai dari konsumen hingga kompetitor. Kini, keteguhan mereka membuahkan hasil.
Perjalanan BYD di pentas otomotif dunia dimulai dari sebuah gudang di Shenzen, China. Mereka menjadikan bangunan sederhana itu sebagai kantor utama saat perusahaan berdiri di awal 1995. Ketika itu, BYD hanya punya 20 pegawai dengan pendanaan awal US$ 300 ribu atau Rp 4,8 miliar.

Pada mulanya, BYD bergerak sebagai perusahaan baterai. Mereka menyuplai kebutuhan komponen tersebut untuk sejumlah produsen ponsel, salah satunya Nokia. Barulah kemudian mereka merambah bisnis otomotif pada 2003. BYD mengakuisisi perusahaan bernama Qinchuan Automobile Company.

Tak lama setelahnya, mobil pertama BYD meluncur di China. Kendaraan tersebut bernama BYD F3 dan belum menggunakan mesin listrik, melainkan internal combustion engine (ICE). Menariknya, mobil itu hanya dibanderol separuh dari kompetitor utamanya, Toyota Corolla.

BYD F3 hanya butuh waktu setahun untuk meledak di pasaran. Bahkan, kendaraan perdana mereka itu dikirim ke sejumlah negara peminat, termasuk Eropa dan Amerika Selatan.

BYD kemudian meluncurkan mobil plug-in hybrid pertamanya pada akhir 2008, yakni BYD F3DM. Menurut informasi, ‘DM’ pada nama kendaraan tersebut merujuk pada ‘dual mode’. Sebab, mobil bergerak menggunakan dua sumber tenaga, yakni mesin dan baterai.

Barulah akhirnya BYD meluncurkan mobil listrik pertama bernama E6 pada 2009. Kendaraan tersebut menjadi permulaan untuk pabrikan sebelum beralih sepenuhnya ke elektrifikasi pada 2022.

Dalam perjalanan panjang tersebut, BYD juga melakukan banyak inovasi, salah satunya mengenalkan Blade Battery pada 2020. Teknologi tersebut membuat baterai lebih tipis dan menambah efisiensi pendinginan serta meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.

Lalu, setahun setelahnya, BYD juga mengembangkan teknologi DM-I super hybrid dan platform mobil listrik e-platform 3.0. Platform tersebut digunakan di beberapa kendaraan, seperti Dolphin dan Seal.

Makin Dikenal, Penjualan Meroket
Sejalan dengan tingkat popularitasnya, kini penjualan mobil BYD makin meroket di dunia, termasuk Indonesia. Jika dulu mereka memerlukan waktu 13 tahun untuk menjual 1 juta unit kendaraan, kini mereka bisa menjual 4 juta unit mobil hanya dalam setahun!

Disitat dari laman Carnewschina, penjualan mobil BYD di dunia mencapai 4.272.145 unit sepanjang tahun lalu. Nominal tersebut naik 41,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bahkan, mereka mampu menjual 514 ribu unit mobil ramah lingkungan selama Desember 2024!

Kini, BYD telah menjelma menjadi raksasa otomotif dunia. Karuan saja, sejak awal berdiri hingga sekarang, mereka sudah memproduksi 13 juta unit mobil ramah lingkungan atau NEV. Hebatnya lagi, mereka hanya butuh delapan bulan untuk melompat dari 10 juta ke 13 juta unit.

Hingga akhir tahun lalu, BYD yang semula hanya menggunakan gudang sebagai kantor utama, telah memiliki 968.872 tenaga kerja. Sebagai produsen yang baru berusia 30 tahun, angka tersebut benar-benar mengesankan!

BYD tentu tak berhenti di situ, mereka terus melakukan inovasi dan gebrakan baru di pasar otomotif global. Jika saat ini mereka menyandang status ‘Raja Mobil China’, bukan mustahil di masa depan mereka menjadi ‘Raja Mobil Dunia’.

Jakarta – Pasar mobil di Indonesia mengalami penyusutan 10 persen sepanjang Januari-Juli 2025. Ini menjadi sinyal bahaya, target 900 ribu yang dipatok Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berpotensi tidak tercapai, bahkan angka penjualan terancam lebih kecil lagi.
Berdasarkan data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) Gaikindo, pasar otomotif Indonesia sudah terdistribusi sebanyak 435.390 unit sepanjang Januari-Juli 2025, capaian itu menyusut 10,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian retail sales juga mengalami tren negatif, sebanyak 453.278 unit kendaraan yang dikirim ke garasi konsumen, jumlah tersebut turun 10,8 persen dari tahun lalu yang mencatatkan angka 508.041 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto masih memantau pergerakan penjualan pada bulan-bulan selanjutnya soal revisi target. Kendati trennya mengalami penyusutan dibandingkan tahun lalu.

“Kita tunggu bulan-bulan mendatang ya,” kata Jongkie kepada detikOto.

Tren penurunan penjualan sudah terjadi sejak dua tahun belakangan. Penjualan mobil pada 2024 mencapai 865.753 unit mobil. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan total penjualan mobil pada 2023 yakni 1.005.802 unit mobil.

Gaikindo menargetkan penjualan mobil 900 ribu unit pada tahun 2025 ini. Target tersebut belum direvisi di tengah kondisi market yang mengalami penurunan penjualan sepanjang tujuh bulan pertama 2025. Market otomotif kerap bergerak dinamis.

Sementara itu, masih ada secercah harapan, penjualan mobil nasional pada bulan Juli 2025 lalu tercatat mencapai mencapai 60.552 unit. Naik 2.753 unit atau 4,8 % dibanding Juni 2025 yang sebanyak 57.799 unit.

Sebagai catatan, ada sederet pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh setiap pihak terkait untuk mendongkrak penjualan mobil di Tanah Air.

“Harus memenuhi persyaratan seperti pertumbuhan ekonomi makro yang dapat meningkatkan daya beli (PR pemerintah), menata ulang kenaikan harga mobil yang konsisten sekitar 7% per tahun termasuk berbagai beban pajak terkait mulai dari industri tier 4 hingga tier 1 (PR para APM dan Pemerintah), kecepatan eksekusi insentif pemerintah (PR Pemerintah), relaksasi opsen pajak daerah (PR Pemda),” kata Pengamat Otomotif, Yannes Pasaribu dikutip dari CNBC Indonesia.

Tugas lainnya, kata dia, kemampuan menjaga inflasi yang rendah, inovasi produk dan model pembiayaan. Dan, termasuk PR para endorser, APM, dealer, blogger, komunitasotomotif, yaitu terkait literasi teknologi kepada masyarakat.

“Jika PR ini tidak berhasil dikerjakan, maka sales akhir tahun bisa di bawah 800.000-an,” ucap Yannes.

“Kecuali terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi makro yang signifikan di semester 2 tahun ini,” sambungnya.

Jakarta – Meski penjualan kendaraan saat ini tengah menurun, hal tersebut tidak mengendurkan persaingan antar brand otomotif. Bahkan untuk segmen SUV Compact atau mini SUV, bisa dikatakan cukup banyak pemainnya. Sebut saja seperti Suzuki Fronx, Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, Wuling Alvez, dan Chery Tiggo 5X.
Melihat persaingan yang ketat, rupanya tidak membuat Suzuki gentar untuk bersaing di dalamnya, dengan mengandalkan Suzuki Fronx. Seperti yang disampaikan 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel beberapa waktu lalu.

Lelaki yang kerap disapa Harold ini mengatakan Suzuki sudah mengetahui segmen SUV Compact atau mini SUV ini dipadati berbagai merek, bahkan menurut Suzuki ke depannya segmen ini akan semakin sesak. Kendati demikian Harold memastikan hal itu bukanlah malah untuk brand asal Jepang dengan logo ‘S’ ini.

“Iya (Suzuki sudah memprediksi SUV Compact akan banyak sekali pemainnya),” kata Harold.

Baca juga : Bengkel Knalpot Mobil Terdekat – Terbaik 2025

“Kalau kami sendiri sebenarnya soal prediksi atau tidak, kami lebih kepada Preparing for The Worst Case, ya artinya sebelum Fronx ini benar-benar diluncurkan kita sudah mengetahui bahwa pasarnya akan sepadat apa. Dan kalau dari tren riset-riset pun sebenarnya dalam beberapa tahun ke depan segmen ini akan semakin lebih padat lagi. Jadi kita memang sudah mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga Fronx itu kita hadirkan dengan harga yang sudah diberikan kemarin,” Harold menambahkan.

Harold menambahkan bahwa Suzuki sangat percaya Fronx menjadi kendaraan yang bakal dipilih konsumen di Indonesia.

“Suzuki Fronx masih memiliki kepercayaan diri dalam hal leading penjualan. Salah satu yang membuat kami semakin percaya diri ialah bahwa Fronx ini adalah New born atau memang produk yang benar-benar baru. Jadi bukan perubahan minor atau major change, tapi totally new model,” ujar Harold.

Keyakinan Suzuki akan Fronx memang bukan isapan jempol. Terbukti pada penyelenggaraan GIIAS 2025 kemarin, Suzuki Fronx menjadi model yang paling banyak dipilih pengunjung di Booth Suzuki untuk di-test drive mencapai 66 persen dibandingkan model Suzuki lainnya.

Suzuki Fronx tersedia dalam tiga varian berbeda, yakni GL, GX, dan yang termahal, SGX. Sementara pilihan transmisinya manual dan matik.

Mesin Suzuki Fronx tersedia dalam dua opsi. Khusus untuk tipe terendah GL, Suzuki Fronx menggunakan mesin berkode K15B 1.500 cc dengan transmisi manual 5 percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan. Sedangkan untuk tipe GX dan SGX hadir dengan mesin K15C 1.500 cc mild hybrid bertransmisi otomatis 6 percepatan.

Mesin K15B pada Fronx tipe GL memiliki tenaga maksimal hingga 104,7 PS / 6.000 rpm dan torsi maksimal 138 Nm / 4.400 rpm. Sedangkan mesin K15C mild hybrid pada tipe GX dan SGX memiliki tenaga maksimal 100,6 PS / 6.000 rpm dan torsi maksimal 135 Nm / 4.400 rpm.

Pilihan warnanya sangat banyak. Varian GL punya opsi warna cool black, pearl snow white dan mettalic magma grey. Kemudian untuk varian GX ada tambahan savanna ivory. Sedangkan varian SGX punya pilihan warna dual tune seperti pearl snow white-black, savanna ivory-black dan ice grayish blue-black.

Suzuki untuk pertama kali menanamkan fitur ADAS di Suzuki Fronx. Teknologi tersebut mengusung nama Suzuki Safety Support dan hanya tersedia di varian tertinggi kendaraan.

Berikut fitur-fitur ADAS pada Suzuki Fronx:
– Adaptive Cruise Control

– Lane Keep Assist

– Autonomous Emergency Braking (DSBS II)

– Head Up Display

– Lane Departure Prevention

– Lane Departure Warning

– Rear Cross Traffic Alert

– 360 View Camera

– Vehicle Swaying Warning

– Blind Spot Monitor

– High Beam Assist

– Parking Sensor

 

Jakarta – Denza, sub brand merek premium dari BYD melantai di Indonesia sejak tujuh bulan yang lalu. Baru satu produk yang dijual Denza di sini. Bagaimana performanya?
Denza masuk untuk menggoda para konglomerat yang demen naik mobil Multi Purpose Vehicles (MPV) lewat D9. Segmen MPV premium Tanah Air didominasi oleh model-model sekelas Toyota Alphard, Toyota Vellfire, hingga Lexus LM350.

Kehadiran Denza digadang-gadang untuk menggoda konsumen di segmen premium tersebut dengan MPV listrik.

Denza D9 coba mendobrak pasar dengan harga kompetitif serta jaminan purna jual. Harga mobil listrik itu diumumkan Rp 950 juta (On The Road Jakarta) pada 22 Januari 2025.

Sebagai merek baru, Denza menawarkan garansi kendaraan hingga 6 tahun atau 150 ribu km, garansi motor 8 tahun atau 150 ribu km, dan baterai 8 tahun atau 160 ribu km.

Bagaimana performa penjualannya? Denza D9 menjadi salah satu kontributor besar penjualan BYD di Indonesia. Baru diluncurkan di awal tahun, ribuan unit MPV listrik mewah itu sudah mengaspal di Tanah Air.

Berdasarkan data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Denza D9 sudah dikirim sebanyak 6.256 persen. Atas hasil ini Denza menempati urutan ke-13 merek mobil terlaris di Indonesia.

Sementara angka retail sales-nya, Denza sudah mengirim mobil ke konsumen sebanyak 5.516 unit. Hasil ini cukup untuk mengantarkan Denza ke posisi 11 merek mobil terlaris, persis di belakang Wuling dengan capaian 10.971 unit.

Perlu diketahui penjualan retail terbesar Denza D9 terjadi pada Maret dengan angka 1.801 unit, dan Juni 1.128 unit.

Untuk mendukung penjualan mobil mewah Denza, BYD telah membuka lima dealer khusus Denza di kota-kota besar di Indonesia. Ke depan, rencananya akan ada lima dealer khusus Denza lagi yang segera dibuka.