blog

Jakarta – Honda mencatat 1.908 SPK selama ajang GIIAS 2025 berlangsung. Dari keseluruhan model, Brio masih menjadi tulang punggung.
PT Honda Prospect Motor membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 1.908 unit selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada 24 Juli – 3 Agustus 2025 lalu. Dari keseluruhan SPK tersebut, Honda Brio kembali menjadi penyumbang pemesanan tertinggi dengan total pemesanan 941 unit. Kontribusinya sekitar 50 persen dari pemesanan Honda di ajang tersebut.

Setelah Honda Brio, lini mobil hybrid Honda menyumbangkan 30 persen dari total pemesanan Honda pada GIIAS tahun ini. Dua model terbaru, yaitu Honda HR-V dan Honda Step Wgn menjadi penyumbang terbanyak dengan pemesanan masing-masing sebesar 412 unit dan 101 unit. Sementara itu, model-model Honda lainnya menyumbangkan sekitar 20 persen dari total pemesanan.

“Kami memahami bahwa saat ini konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan mereka, karena itu kami sangat menghargai setiap konsumen yang memberikan kepercayaan terhadap produk Honda. Kepercayaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman terbaik, mulai dari proses pembelian, penggunaan sehari-hari, layanan purna jual, hingga saat konsumen kembali memilih Honda sebagai mobil berikutnya,” President Director PT Honda Prospect Motor Shugo Watanabe dalam siaran persnya.

Di ajang GIIAS 2025, panggung Honda itu kedatangan tamu baru yaitu Step Wgn Hybrid. Selain itu, Honda Super EV Concept juga mejeng dan dipilih jadi mobil konsep favorit pilihan konsumen. Honda Super EV Concept tampil sebagai mobil listrik kompak berdesain aerodinamis yang merepresentasikan visi Honda untuk mobilitas masa depan.

“Angka pemesanan Honda di GIIAS tahun ini menyamai hasil di tahun sebelumnya dengan model seperti Honda Brio dan lini hybrid mengalami peningkatan, sejalan dengan fokus kami untuk mempertahankan penetrasi ke segmen pembeli mobil pertama dan peminat hybrid,” ujar Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy.

Jakarta – Suzuki sudah memperkenalkan mobil listrik pertama mereka di Indonesia, Yup bener banget, mobil listrik ini disapa e Vitara. Suzuki e Vitara yang dipajang di GIIAS 2025 kemarin, kembali menarik perhatian masyarakat, karena dinilai menjadi sinyal bahwa Suzuki juga sudah bersiap akan bermain di segmen mobil listrik.
Menanggapi hal tersebut, Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia mengamini dengan menyatakanbanyak sekali masyarakat yang menanyakan e Vitara, terlebih soal harga, dan hal tersebut menjadi sinyal positif bagi Suzuki.

“Untuk orang yang menaruh ketertarikan terhadap e Vitara, most of them mungkin hampir 80-90 persen semua bertanya mengenai harganya,” ujar 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel Minggu kemarin, di GIIAS 2025.

“Jadi ini semakin membuka mata kita bahwa memang apa yang ditawarkan Suzuki selama ini, dan apa yang diterima konsumen ternyata sejalan, value for money,” Harold menambahkan.

Lelaki yang murah senyum ini juga mengatakan, banyak masyarakat yang berharap Suzuki memiliki varian listrik value for money.

“Jadi mereka curious, karena mereka berharap Suzuki dapat memberikan value for money untuk kendaraan listriknya, semua itu baru akan bisa terjawab pada tahun depan,” kata Harold.

Namun cukup disesalkan, Harold masih merahasiakan berapa harga jual yang akan ditawarkan Suzuki untuk e Vitara tersebut.

“Belum (kisaran harga untuk e Vitara), kita belum bisa sampaikan sekarang,” jawab Harold dengan tersenyum.

Prediksi Spesifikasi Suzuki e Vitara
Soal spesifikasi atau kelebihan yang ditawarkan, di luar negeri sana Suzuki e Vitara ditawarkan dalam 3 trim atau 3 varian.

Pertama adalah e Vitara dengan baterai 49 kWh 2WD. Lalu ada e Vitara dengan baterai 61 kWh 2WD dan 61 kWh 4WD. Khusus varian 2WD, motornya menggerakkan roda depan. Sedangkan yang 4WD menggerakkan semua roda dengan teknologi 4WD elektrik “ALLGRIP-e”.

ALLGRIP-e adalah sistem 4WD elektrik yang memanfaatkan keahlian Suzuki dalam teknologi penggerak empat roda, yang dilengkapi dua eAxle independen di bagian depan dan belakang. Sistem ini tidak hanya memberikan kinerja yang bertenaga tetapi juga memungkinkan kontrol yang presisi dengan respons yang sangat baik. Selain itu, sistem ini mencakup mode Trail yang memungkinkan keluar dengan mulus dari medan kasar dengan menerapkan rem pada ban yang berputar dan mendistribusikan torsi penggerak ke ban yang berlawanan (fungsi LSD).

Suzuki e Vitara dengan baterai 49 kWh 2WD memiliki total tenaga hingga 106 kW dengan torsi maksimal 189 Nm. Lalu untuk e Vitara 61 kWh 2WD tenaga maksimalnya mencapai 128 kW dengan torsi maksimal 189 Nm. Sedangkan versi 4WD menghasilkan total tenaga hingga 135 kW dengan torsi maksimal 300 Nm.

Suzuki tidak merilis jarak tempuh dari e Vitara ini. Namun, dikutip dari Auto Express, versi long range-nya bisa menjangkau jarak hingga 400 km.

Jakarta – BYD jadi pabrikan yang paling banyak mengimpor mobilnya ke Indonesia. Tercatat dalam tujuh bulan, sudah ada 20.000-an mobil BYD yang diimpor ke Tanah Air.
BYD belum memproduksi mobil di Indonesia. Seluruh mobil yang dijual Tanah Air itu masih berstatus impor dan seluruhnya didatangkan langsung dari China. Tidak heran kalau angka impor yang ditorehkan BYD paling besar ketimbang pabrikan lainnya. Dalam data impor yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Juli 2025, ada 20.795 unit mobil BYD yang diimpor. Pada Juli 2025, angka impornya paling tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya yaitu mencapai 7.235 unit.

Padahal kalau dilihat dari modelnya hanya ada enam yaitu Seal, Sealion 7, Atto 3, M6, Dolphin, dan E6. Sementara model anyar Atto 1 belum hitungan karena baru dirilis pada Agustus 2025. Dari keenam model BYD itu, yang paling banyak diimpor adalah M6. Jumlahnya mencapai 4.178 unit. Kedua terbanyak adalah Sealion 7 yang diimpor sebesar 2.381 unit.

BYD memang tengah mengebut produksi mobil di pabrik yang dibangun di kawasan Subang. Rencananya pabrik tersebut bakal beroperasi pada awal tahun 2026. Pabrik BYD di Subang itu terletak di lokasi yang cukup strategis yakni dekat dengan Pelabuhan Patimban.

Bila sudah ngebul, mobil yang dijual BYD di Indonesia itu adalah buatan Subang. Soal modelnya belum diungkap, namun Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan pernah menjelaskan bahwa mobil yang boleh diimpor ke Indonesia itu adalah kendaraan yang akan diproduksi di dalam negeri.

Saat ini bila dihitung dengan Denza, ada tujuh mobil BYD yang sudah dijual di dalam negeri yaitu M6, Atto 3, Atto 1, Dolphin, Seal, Sealion 7, dan Denza D9. Besar kemungkinan model-model tersebut akan ada versi lokalnya.

Adapun setelah BYD, pabrikan yang paling banyak mengimpor mobil adalah Toyota. Dalam tujuh bulan tahun 2025, Toyota sudah mengimpor 18.673 unit mobil dengan model beragam antara lain Vios, Corolla Altis, Camry, GR 86, Alphard, Vellfire, Hilux, hingga Hilux Rangga. Toyota juga tercatat mengimpor mobil-mobil Lexus yang jumlahnya mencapai 1.396 unit pada periode yang sama.

Pabrikan Paling Banyak Impor Mobil ke Indonesia
Selanjutnya impor mobil paling banyak ke Indonesia dilakukan oleh Mitsubishi Motors. Total selama tujuh bulan, pabrikan berlogo tiga berlian itu mengimpor 8.525 unit mobil ke Indonesia. Lebih lengkapnya, berikut 10 pabrikan yang paling banyak impor mobil ke Indonesia periode Januari-Juli 2025:

1. BYD: 20.795 unit
2. Toyota: 18.673 unit
3. Mitsubishi Motors: 8.525 unit
4. Denza: 7.892 unit
5. Suzuki: 5.543 unit
6. AION: 3.126 unit
7. Geely: 1.800 unit
8. Mazda: 1.677 unit
9. Hyundai: 1.564 unit
10. Lexus: 1.396 unit

Jakarta – Mobil bekas bisa menjadi opsi buat konsumen yang menginginkan mobil impian, tapi anggarannya terbatas. Daya tempuh kilometer biasanya menjadi pertimbangan utama konsumen sebelum memutuskan membeli mobil bekas incaran. Disarankan jangan takut jika mobil bekas yang ingin dibeli kilometernya tinggi alias gondrong. Asalkan, kilometernya masih asli atau tidak dimanipulasi.
Seperti diungkapkan Dedi Saeful Anwar dari Azzami Mobilindo, memperhatikan odometer atau kilometer tempuh mobil bekas yang ingin dipinang memang perlu. Tapi yang harus diamati betul adalah, bagaimana memastikan jarak tempuh kilometer itu asli, bukan dimanipulasi seperti dimundurkan jarak tempuhnya.

“Hindari mendapatkan mobil bekas dengan kilometer yang diputar. Jadi, jangan terpaku dengan tinggi atau rendahnya kilometer mobil bekas yang ingin dibeli,” ungkap Dedi kepada detikOto, Senin (11/8/2025).

Menurut Dedi, tak masalah membeli mobil bekas yang kilometernya gondrong, misal sudah di atas 100 ribu km. Asalkan, kilometer tersebut asli. Karena kalau asli, pelanggan bisa melakukan estimasi perawatan mobil tersebut, seperti part-part apa saja yang harus dapat perhatian lebih dan harus diganti.

“Dengan kilometer yang asli, kita bisa mengestimasikan perbaikan atau perawatan berkalanya. Dari buku servis manual, biasanya sudah ada panduan terkait komponen atau suku cadang yang harus dirawat atau diganti pada interval jarak tempuh kilometer tertentu,” sambung Dedi.

“Jadi jangan terlalu parno juga dengan mobil bekas yang kilometernya tinggi. Wajar kalau mobil bekas kilometernya tinggi, karena dari pabrikan sendiri sebenarnya estimasi wajar pemakaian dalam satu tahun itu kan sekitar 20 ribu km,” tukas dia.

Jakarta – Kijang Innova Reborn Diesel matic menjadi yang paling laris di keluarga Innova. Mobil itu dibanderol seharga Rp 430 jutaan.
Model paling murah memang tak menjamin bakal jadi yang paling laris. Konsumen tentunya punya pertimbangan tersendiri sebelum membeli mobil dan memilih tipe tertentu. Contohnya konsumen yang membeli Kijang Innova. Untuk diketahui saat ini ada dua model utama Innova yang ditawarkan yaitu Reborn dan Zenix.

Kalau bicara harga, dari keseluruhan model Kijang Innova varian termurah ada pada diesel bertransmisi manual. Namun, yang terlaris justru bukan model tersebut. Innova paling laris adalah Reborn diesel bertransmisi otomatis yang harganya Rp 437,5 juta. Kijang Innova Reborn Diesel matic ini merupakan model termurah ketiga setelah Innova Reborn Diesel manual dan Innova Zenix bensin varian terendah.

Mengacu pada data distribusi wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Juli 2025, distribusi Innova Reborn Diesel matic itu mencapai 11.690 unit, terbanyak dibandingkan tipe lainnya.

Model terlaris kedua adalah Innova Zenix Hybrid varian paling tinggi. Dengan harga Rp 620 jutaan, distribusi Innova Zenix Hybrid itu mencapai 6.182 unit. Selanjutnya yang paling laris ketiga adalah Innova Zenix Hybrid V yang punya harga sekitar Rp 520-540 jutaan tersebut.

Menyoal spesifikasi, Kijang Innova Reborn Diesel matic itu dibekali dengan mesin berkapasitas 2.393 cc. Tenaga maksimalnya mencapai 149 PS pada 3.400 rpm dengan torsi maksimal 342,2 Nm yang tersedia pada rentang 1.200-2.800 rpm. Fitur yang tersedia di Innova Reborn Diesel di antaranya tiga airbag di depan, vehicle stability control, hill start assist control, dan emergency brake signal.

Sementara Innova Zenix Hybrid mengusung mesin M20A-FXS berkapasitas 1.987 cc. Mesin itu memiliki daya 152 PS. Mesinnya dipasangkan dengan motor listrik bertenaga 113 PS. Secara keseluruhan, sistem hybridnya membuat mobil bertenaga 186 PS pada torsi 6.000 rpm. Sedangkan torsi dari mesin 19,1 kgm pada 4.400-5.200 rpm dan torsi motor listrik 21 kgm.

Terakhir ada Innova Zenix bensin yang menggendong mesin M20A-FKS 4 silinder Dual VVT-i berkapasitas 1.987 cc. Berbekal mesin tersebut, Innova Zenix bensin tipe termurah ini bisa menyemburkan tenaga 174 PS pada 6.600 rpm dan torsi 20,9 kgm pada 4.500-4.900 rpm.

Jakarta – BYD Atto 2 makin dekat ke Indonesia. Mobil listrik terbaru BYD itu telah diluncurkan di Malaysia baru-baru ini. Berapa harganya?
BYD Malaysia lebih memilih peluncuran Atto 2 terlebih dahulu dibanding Atto 1. BYD Atto 2 mengisi segmen SUV listrik compact yang berada di antara Dolphin dan Atto 3.

Secara dimensi, BYD Atto 2 memiliki panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.675 mm dengan wheelbase 2.620 mm. Secara keseluruhan, mobil ini lebih kecil dari Atto 3 dan lebih besar dari BYD Dolphin.

BYD Atto 2 menggunakan motor listrik yang menggerakkan roda depan dengan tenaga maksimal 177 PS dan torsi maksimal 290 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam bisa dituntaskan dalam 7,9 detik dengan kecepatan tertinggi 160 km/jam.

Di Malaysia, BYD Atto 2 hanya ditawarkan dengan satu varian. Atto 2 yang dijual di negeri jiran mengandalkan baterai 51,13 kWh. Sekali cas sampai penuh, BYD mengklaim mobil ini bisa menjangkau jarak hingga 410 km (NEDC), atau berdasarkan standar pengujian WLTP mencapai 350 km.

Untuk pengisian daya, Atto 2 dilengkapi pengisi daya onboard AC 7 kW, sementara pengisian cepat didukung hingga 82 kW DC. Ngecas dari 30 persen sampai 80 persen cuma butuh waktu 28 menit.

Di bagian interior, Atto 2 dilengkapi layar instrumen pengemudi 8,8 inci dan layar infotainment 12,8 inci. Terdapat pengisi daya ponsel nirkabel 50 watt yang terletak di konsol tengah. Konektivitas ponsel pintar yang ditawarkan di Atto 2 mencakup Apple CarPlay nirkabel dan Android Auto.

Pelapis jok Atto 2 terbuat dari kulit sintetis, dengan kursi depan berventilasi. Sistem bantuan berkendara pada Atto 2 meliputi peringatan tabrakan depan dan pengereman darurat (AEB), adaptive cruise control, brake override, traffic jam assist, serta kamera 360 derajat.

Lantas berapa harganya? BYD Malaysia menjual Atto 2 dengan harga 100.000 ringgit. Atau kalau dikonversi ke rupiah menjadi Rp 382 jutaan (1 ringgit = Rp 3.828).

Jakarta – MotoGP musim 2025 sempat libur panjang di pertengahan musim ini. Akhir pekan ini, balapan paling bergengsi di dunia ini bakal kembali beraksi. Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Austria, akan menjadi tuan rumah MotoGP akhir pekan ini.
Seri ke-13 MotoGP 2025 akan berlangsung akhir pekan ini. Sesi balapan akan diawali dengan latihan-latihan. Kemudian dilanjutkan dengan kualifikasi, sprint race hingga balapan utama di hari Minggu.

Ini menjadi balapan pertama usai jeda pertengahan musim. Sebelumnya, MotoGP 2025 sempat libur panjang di pertengahan musim. Terakhir kali para rider adu cepat di lintasan adalah pada 20 Juli 2025 di sirkuit Brno, Republik Ceko.

Sejauh ini, Marc Marquez masih mendominasi MotoGP musim 2025. Di Brno tiga pekan lalu, pebalap Ducati Lenovo itu sapu bersih kemenangan di balap sprint dan balap utama. Kemenangan ini sangat berarti bagi Marquez. Sebab dia memecahkan rekor sebagai pebalap pertama Ducati yang memenangi lima seri MotoGP berturut-turut.

Saat ini pebalap asal Spanyol itu sudah mengoleksi 381 poin. Jaraknya dengan pebalap di posisi kedua, Alex Marquez, cukup jauh, mencapai selisih 120 poin.

Rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia berada di urutan ketiga. ‘Pecco’ Bagnaia sudah menyimpan 213 poin, masih minus 168 poin dari Marquez.

Di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Bagnaia tampil dominan di musim-musim sebelumnya. Tahun lalu, Bagnaia menjadi pemenang di sesi sprint race dan balapan utama MotoGP Austria. Begitu juga di musim 2023 dan 2022. Namun, tahun ini ada Marquez yang masih mendominasi MotoGP. Akankah Bagnaia mampu mempertahankan takhtanya sebagai penguasa MotoGP Austria? Atau Marc Marquez bakal mematahkan rekor kemenangan Bagnaia di Austria? Pembutiannya bisa kita saksikan secara langsung di MotoGP Austria akhir pekan ini.

Jadwal MotoGP Austria 2025
Rangkaian MotoGP Austria 2025 dimulai pada hari Jumat. Berikut jadwal lengkap MotoGP Austria 2025.

Jumat 15 Agustus 2025
14:00-14:35 WIB: Free Practice 1 Moto3
14:50-15:30 WIB: Free Practice 1 Moto2
15:45-16:30 WIB: Free Practice 1 MotoGP
18:15-18:50 WIB: Practice Moto3
19:05-19:45 WIB: Practice Moto2
20:00-21:00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu 16 Agustus 2025
13:40-14:10 WIB: Free Practice 2 Moto3
14:25-14:55 WIB: Free Practice 2 Moto2
15:10-15:40 WIB: Free Practice 2 MotoGP
15:50-16:05 WIB: Kualifikasi 1 MotoGP
16:15-16:30 WIB: Kualifikasi 2 MotoGP
17:50-18:05 WIB: Kualifikasi 1 Moto3
18:15-18:30 WIB: Kualifikasi 2 Moto3
18:45-19:00 WIB: Kualifikasi 1 Moto2
19:10-19:25 WIB: Kualifikasi 2 Moto2
20:00 WIB: Sprint Race MotoGP (14 lap).
Minggu 17 Agustus 2025
14:40-14:50 WIB: Warm Up MotoGP
16:00 WIB: Race Moto3 (20 lap)
17:15 WIB: Race Moto2 (23 lap)
19:00 WIB: Race MotoGP (28 lap).

Jakarta – Mobil bekas menjadi opsi menarik buat konsumen yang menginginkan kendaraan roda empat, namun memiliki bujet terbatas. Harga mobil bekas sudah pasti lebih murah dari harga mobil baru. Selain itu, mobil bekas ternyata bisa dicicil Rp 1 jutaan per bulan. Lalu berapa ya uang muka yang harus disiapkan?
Diungkapkan Dedi Saeful Anwar dari Azzami Mobilindo, pada prinsipnya mobil apapun bisa dicicil dengan biaya Rp 1 jutaan per bulan, asal uang muka atau DP-nya besar. Tapi, jika kamu adalah pembeli mobil pertama atau sebelumnya menggunakan kendaraan roda dua dan ingin beralih ke mobil, bisa pilih mobil LCGC (Low Cost Green Car) dengan harga bekas di bawah Rp 100 jutaan.

“Supaya DP tidak terlalu besar dan angsurannya dapat Rp 1 jutaan per bulan, bisa pilih mobil city car atau LCGC yang harga Rp 80 jutaan. Tinggal perbesar DP dan panjangin tenor (masa angsurannya) supaya bisa masuk cicilan Rp 1 jutaan. Banyak opsinya, contoh Daihatsu Ayla tahun 2016, dengan DP Rp 40 juta bisa itu masih bisa angsuran Rp 1 jutaan,” ungkap Dedi kepada detikOto, Senin (11/8/2025).

Dedi menambahkan, jika ingin membeli mobil bekas, utamakan mobil yang usianya di atas tahun 2015. Karena jika usianya masih tergolong muda, maka mobil tersebut tak perlu biaya perawatan yang besar.

“Misal mobil yang umurnya rata-rata di atas 2015, unitnya masih segar dan belum butuh banyak perawatan. Apalagi hari ini (di dealer mobil bekas biasanya) sudah tersedia juga garansi mesin dan transmisi selama satu tahun pertama, bisa jadi opsi agar bisa memitigasi risiko perbaikan dalam waktu dekat,” sambung Dedi.

Terakhir, jangan lupa memastikan kondisi mobil bekas yang ingin dipinang, terbebas dari bekas kecelakaan atau banjir. Jika tidak yakin memeriksanya sendiri, maka kamu bisa memanfaatkan jasa inspektor mobil bekas. Selain itu, pastikan juga mobil bekas yang akan dibeli statusnya legal, dalam artian dokumen-dokumennya lengkap.

Jakarta – Mobil listrik Lucid Air Grand Touring yang ditenagai baterai Samsung memecahkan rekor dunia. Mobil listrik itu dites jalan sejauh lebih dari 1.000 km tanpa mengisi ulang daya baterai di tengah perjalanan.
Dikutip dari siaran persnya, Samsung SDI mengumumkan bahwa kendaraan listrik yang ditenagai oleh 21.700 sel baterai buatannya telah mencetak Guinness World Record. Rekor yang dipecahkan adalah perjalanan terpanjang dengan mobil listrik dalam kondisi baterai penuh.

Mobil yang digunakan dalam pemecahan rekor ini adalah Lucid Air Grand Touring. Lucid Air Grand Touring menempuh jarak 1.205 kilometer (749 mil) dalam perjalanannya yang memecahkan rekor pada bulan Juli 2025. Perjalanan dilakukan dari St. Moritz, Swiss hingga München, Jerman, yang mencakup jalan pegunungan, jalan raya, dan jalan sekunder.

Lucid melampaui rekor sebelumnya untuk perjalanan terpanjang sejauh 1.045 kilometer yang ditetapkan pada bulan Juni dengan selisih 160 kilometer. Tonggak sejarah ini dicapai melalui sinergi antara teknologi baterai mutakhir Samsung SDI yang dipadukan dengan platform powertrain internal Lucid serta desain dan rekayasa yang luar biasa.

Lucid Air Grand Touring adalah varian sedan unggulan Lucid dengan jangkauan terjauh. Selain jangkauan berkendaranya yang jauh, kendaraan listrik berperforma tinggi ini dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,2 detik. Tenaga yang dihasilkan mencapai 831 tenaga kuda, dan mencapai kecepatan tertinggi 270 km/jam. Baterainya dapat menempuh jarak hingga 400 kilometer hanya dalam 16 menit berkat sel baterai, paket baterai, dan arsitektur pengisian daya ultra-cepatnya yang canggih.

“Dengan sel baterai Samsung SDI yang menggerakkan kendaraan dengan jangkauan terjauh di dunia, kami telah membuktikan kehebatan teknologi kami,” ujar seorang pejabat Samsung SDI dalam siaran persnya.

“Kami akan memperkuat kemitraan kami dengan Lucid untuk memperluas pangsa pasar global dan mempercepat pengembangan produk yang menggabungkan performa dan keamanan yang berbeda.”

Sebagai informasi, Lucid merupakan produsen mobil listrik yang didirikan pada tahun 2016. Lucid memajukan teknologi kendaraan listrik mutakhir untuk kepentingan semua. Lucid Air yang telah memenangkan penghargaan dan Lucid Gravity terbaru menghadirkan performa terbaik, desain yang canggih, ruang interior yang luas, dan efisiensi energi yang maksimal. Lucid merakit kedua kendaraan tersebut di pabriknya di Arizona.

Jakarta – Mobil listrik JAYA128 mulai bisa diterima masyarakat Indonesia dengan penjualan yang terus meningkat setiap tahunnya. Saat ini harga mobil listrik baru juga sudah semakin murah, bahkan ada yang di bawah Rp 200 jutaan. Tapi bak pisau bermata dua, harga mobil listrik anyar yang semakin kompetitif, belum diikuti dengan harga jual kembali (resale value) yang baik. Bahkan tak jarang dealer mobkas (mobil bekas) belum berani menjual unit mobil listrik bekas.
“Alasan utamanya karena dealer mobil bekas masih belum bisa mengira-ngira margin (keuntungan) yang didapat jika menjual mobil listrik. Karena aktual hari ini, tidak ada ‘median price’ (nilai tengah) yang pasti dari harga mobil listrik bekas,” ungkap Dedi Saeful Anwar dari Azzami Mobilindo kepada detikOto, Senin (11/8/2025).

Fenomena yang terjadi di lapangan saat ini memang demikian. Harga bekas mobil listrik bisa terjun bebas setelah digunakan lebih dari dua tahun. Sebagai contoh, di laman jual beli mobil bekas, OLX, Hyundai Ioniq 5 2023 tipe Signature Long Range ditawarkan dengan harga pembuka Rp 460 juta. Padahal harga Ioniq 5 dengan tipe yang sama dan dalam kondisi baru, harganya mencapai Rp 844,6 juta. Artinya, dalam 2,5 tahun pemakaian, harga mobil ini terdepresiasi hingga 55% atau lebih dari separuhnya.

Contoh lainnya ada mobil listrik Wuling Air ev tahun 2023 varian Long Range yang ditawarkan pelapak dengan harga pembuka Rp 155 juta. Padahal saat diperkenalkan sekira dua tahun lalu, versi ini dijual Rp 299,5 juta. Artinya ada depresiasi harga hingga 51,75%.

Selain harga bekasnya yang anjlok, alasan lain dealer mobkas belum berani menjual mobil listrik adalah karena para APM (agen pemegang merek) acap melakukan kebijakan merevisi harga mobil listriknya menjadi lebih murah.

Contohnya pada Juni 2025 lalu, Chery memperkenalkan mobil listrik Chery E5 yang sebelumnya bernama Omoda E5. Dengan pergantian nama itu, harga mobil listrik ini turun hingga Rp 100 jutaan. Saat masih menggunakan embel-embel ‘Omoda’, E5 dibanderol Rp 505 jutaan, kini E5 ditawarkan mulai dari Rp 399 jutaan saja.

“Karena tahun kemarin dengan tahun ini, harga barunya saja bisa lebih murah di tahun ini, itu juga salah satu faktor yang membuat median price tak pasti untuk kami selaku pelaku usaha mobil bekas untuk bisa belanja mobil listrik bekas,” sambung Dedi.

“Di sisi lain, jika kita bicara teknis mobilnya, kan belum tahu kualitasnya. Mungkin kita harus tunggu 5-10 tahun ke depan supaya bisa tahu persis kualitasnya,” tukas Dedi.